My Research

Karya tulis PKM AI 
POTENSI KOMBINASI BUAH MENGKUDU (Morinda citrifolia L.) DAN KUNIR PUTIH (Curcuma Zedoaria Rosc) SEBAGAI PENGOBATAN ALAM ALTERNATIF TERPERCAYA UNTUK PENYAKIT KANKER
Oleh:
LUBNA, S. Farm., Apt

Ringkasan Karya Tulis
Penyakit kanker dewasa ini menduduki peringkat teratas penyebab kematian  manusia. Di Negara maju kanker merupakan penyebab kematian kedua setelah penyakit kardiovaskuler (Anonima, 2000). Sejak lama penyakit ini menjadi salah satu penyakit yang menakutkan bagi banyak orang. Berbagai upaya penyembuhan, khususnya kanker stadium lanjut selalu diikuti dengan hasil yang tidak memuaskan, bahkan efek dari kegagalan pembedahan bisa menyebar kebagian tubuh lain dengan kondisi yang parah (Sudewo, 2004). Kanker sendiri merupakan suatu penyakit yang di tandai hilangnya fungsi kontrol sel terhadap regulasi daur sel maupun fungsi homeostasis sel pada organisme multiseluler. Akibatnya, sel akan berpoliferasi terus-menerus sehingga menimbulkan pertumbuhan jaringan yang abnormal yang menyebar dan menghancurkan organ –organ lain dan jaringan tubuh (Lodish et al., 2000). Obat antikanker yang telah ada umumnya sangat kompleks karena selain memiliki khasiat sebagai antikanker obat tersebut juga bersifat merusak sel-sel yang tumbuh normal (Anonima, 2000). Selain itu pengobatan kanker dengan obat-obatan kemoterapi hanya efektif untuk beberapa periode waktu saja (Meiyanto, 2003). Sebuah sumber menyebutkan bahwa tidak kurang 25 % obat-obatan yang diresepkan di Amerika Serikat mengandung paling tidak satu jenis bahan aktif yang disari atau dikembangkan dari tanaman obat. WHO mencatat bahwa terdapat 119 jenis bahan aktif obat modern merupakan hasil pengembangan dari senyawa yang terdapat tanaman obat (Anonimd, 2009).klik disini untuk membaca lanjutan
Mengkudu dan kunir putih  merupakan tanaman yang tumbuh di Indonesia dan secara umum telah banyak digunakan untuk pengobatan berbagai penyakit. Karya tulis ini akan mencoba menelusuri dan memaparkan potensi kombinasi buah mengkudu dan kunir putih dalam pengobatan kanker.


Metode penulisan yang digunakan adalah metode studi literatur dengan mengumpulkan data-data yang berhubungan dengan: Kanker, Tanaman mengkudu (Morinda citrifolia L.) dan Kunir putih (Curcuma zedoaria Rosc).


Hasil analisis potensi kunir putih dan mengkudu dalam pengobatan kanker bahwa kunir putih telah terbukti memiliki kandungan zedoarin, kurdiona dan kurkumol yang bersifat antineoplastik (Anonimf,2009). Zat-zat tersebut dapat merusak pembentukan ribosoma pada sel-sel kanker dan jaringan liar dengan cara meningkatkan pembentukan jaringan fibroblast di sekeliling jaringan kanker, lalu membentuk lapisan limfosit dalam sel-sel jaringan kanker dan membungkusnya, sehingga sel-sel jaringan kanker tersebut tidak dapat berkembang, akhirnya sel-sel kanker akan mati, dan tidak menimbulkan bahaya lagi. Pada jaringan normal terdapat limfosit yang merupakan sel utama dalam sistem kekebalan tubuh. Terdapat 2 hal yang menyebabkan limfosit tidak dapat membunuh sel kanker  tersebut,  yaitu ketika sistem kekebalan organisme  tersebut menurun atau lemah dan jumlah limfosit yang tidak cukup dalam proses fagositosis sehingga tersisanya sel kanker yang akhirnya akan berkembang biak kembali. Oleh karna itu pemberian kunir putih akan membantu jaringan tubuh meningkatkan produksi firoblast yang akan membentuk limfosit dalam jumlah banyak, sehingga dapat berperan dalam membunuh sel asing dan menghancurkannya tanpa merusak sel normal, sehingga sel normal dapat melakukan fungsinya kembali sebagai penerima pesan-pesan pengaturan replikasi dan apoptosis (Karnen, 2002). Lanjutan ask di komentar

Komentar

Postingan Populer